Rabu, 13 Januari 2010

Pasar dan Pemasaran (pertemuan 1)

Memahami Manajemen Pemasaran

Tujuan Instruksional Khusus (TIK) bab ini adalah mahasiswa dapat menjelaskan :
1. pasar,
2. pemasaran,
3. manajemen pemasaran,
4. philosofi pemasaran,
5. target dan kebutuhan pasar.

Pasar
Berdasarkan pengalaman selama ini, setiap mengawali pertemuan dalam kelas manajemen pemasaran, saya selalu menanyakan kepada mahasiswa tentang definisi pasar. Tahukah anda? Lebih dari 90% dari mereka selalu menjawab bahwa “pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi”. Bagaimana dengan anda? Apakah anda juga berpendapat demikian?
Saya yakin, bahwa sebagian besar anda pun menjawabnya demikian. Jawaban anda memang tidak salah. Hanya menandakan bahwa anda sedikit berketerbatasan dalam memandang sebuah definisi tentang pasar. Pengertian tersebut adalah pengertian pasar secara tradisional.
Barangkali semasa SMA, memang demikianlah anda diajarkan tentang arti pasar. Dan barangkali juga yang ada dalam benak anda adalah pasar-pasar tradisional yang ada di sekitar tempat tinggal anda. Latar belakang pengetahuan inilah yang menyebabkan anda berkesimpulan bahwa pasar adalah “tempat” (bertemunya penjual dan pembeli...).

Dalam perkembangan terakhir, pasar didefinisikan sebagai
“semua pelangggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu, serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut”.
Nah, adakah anda menemukan kata “tempat” di sana? Tidak, bukan?
Sekarang anda telah memahami bahwa, pasar untuk sekarang ini tidak lagi memerlukan “tempat” untuk bertransaksi. Pasar adalah pelanggan potensial (memiliki kemauan untuk membeli dan kemampuan untuk membeli). Mau dan mampu, artinya ingin dan memiliki daya beli. Siapakah pelanggan itu? Pelanggan dapat berupa manusia ataupun lembaga/institusi.
Pemasaran
“Marketing is societal process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating, offering and freely exchanging products and services of value with others” ( Kotler: 2000)

Pemasaran adalah,
suatu proses sosial,
dimana,
individu dan kelompok,
mendapatkan,
apa yang mereka butuhkan, dan
apa yang mereka inginkan,
melalui,
penciptaan, penawaran dan pertukaran nilai,
produk dan jasa,
dengan pihak lain.

Dapatkah anda mengulangi definisi pemasaran tersebut di atas? Jika belum, maka bacalah sekali lagi dan ikutilah penggalan-penggalan frase nya!
Pemasaran adalah proses sosial. Proses sosial antar siapa? Antar individu/kelompok dengan pihak lain.
Apa yang dilakukan oleh mereka? penciptaan, penawaran dan pertukaran nilai.
Nilai dari apa yang diciptakan, ditawarkan dan dipertukarkan? Nilai dari produk atau jasa.
Untuk apa? Untuk memenuhi/memuaskan kebutuhan dan keinginan.

Jadi, pasar diawali dengan adanya kebutuhan dan keinginan, lantas diciptakanlah suatu produk atau jasa untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan tersebut. Tentu saja ada produk-produk khusus yang memerlukan proses yang kompleks termasuk riset, sebelum ditawarkan/dijual kepada “pasar” (ingat definisi pasar).
Manajemen Pemasaran

“ Marketing management is the process of planning and executing the conception, pricing, promotion, and distribution of ideas, goods, services, to create exchanges that satisfy individuals and organizational goals”. (Kotler:2000)
Manajemen pemasaran adalah,
proses,
perencanaan dan pelaksanaan konsepsi ,
penetapan harga,
promosi,
dan distribusi,
ide, barang dan jasa,
untuk menciptakan pertukaran (dengan target pasar),
yang memuaskan tujuan individu dan organisasi

Philosofi pemasaran
Di kelas telah kita bahas, bahwa ada 5 philosofi pemasaran:
konsep produksi,
konsep produk,
konsep penjualan,
konsep pemasaran,
konsep pemasaran kemasyarakatan
Nah, yang saya tekankan untuk anda pelajari kembali dan pahami adalah: apa perbedaan konsep produksi dengan konsep produk, apa perbedaan konsep penjualan dan konsep pemasaran, dan apa perbedaan konsep pemasaran dan pemasaran kemasyarakatan. Pikirkan tentang ini!!!
Target Market


Bicara tentang target market, tidak bisa lepas dari segmentasi. Seperti telah kita ketahui bahwa meskipun pada dasarnya kebutuhan manusia itu sama, tetapi perlu diingat bahwa keinginan mereka sangat beragam.
Tidak mungkin, satu produk dapat meng_cover atau memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan pasar. Oleh karenanya, perlu adanya pembagian/pengelompokan pasar. Tindakan membagi-bagi atau mengelompokkan pasar inilah yang diistilahkan sebagai “segmentasi”. Segmentasi bisa didasarkan atas faktor demografis, psikografis dan perilaku. pasar akan dikelompok-kelompokkan berdasarkan faktor tersebut.
Jika kita melakukan segmentasi berdasar faktor demografis, bisa saja kita mendapat pilihan-pilihan kelompok berdasarkan usia, jenis kelamin dsb. jadi ada segmen laki-laki, ada segmen perempuan. Ada segmen balita, ada segmen dewasa atau lanjut usia..
Demikianlah, segmen manakah yang hendak anda layani atau anda sediakan produknya? Tindakan memilih satu atau lebih segmen yang akan dilayani inilah yang disebut sebagai targetting. Sedang segmen pasar yang dituju/disasar/dipilih untuk dilayani, disebut sebagai pasar sasaran/target market.

Semoga anda memahaminya! Amin!
Janganlah berhenti dampai di sini, silahkan anda mengembangkannya!
God Luck !
aridhaprassetya@ymail.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar